"Kita sudah tidak cocok
lagi..." adalah kata-kata yang sering kita dengar saat sebuah hubungan
harus diakhiri. Tapi apakah benar bahwa berakhirnya sebuah hubungan selalu
karena sudah tidak adanya lagi kecocokan? Sebenarnya banyak faktor yang dapat
menyebabkan sebuah hubungan berakhir, salah satunya adalah kisah cinta yang
ternyata memang memiliki potensi untuk gagal. Sebaiknya memang kita melihat
kembali apakah jalinan kasih yang kita rangkai benar. Karena bisa jadi segala
bujuk-rayu, kenangan dan bumbu percintaan lain itu ternyata justru membawa Anda
ke sebuah kegagalan. Berikuat kami sampaikan 6 jalinan kasih yang memiliki
potensi untuk gagal.
- Hubungan yang berat sebelah
Terkadang
ada pasangan yang hanya perempuan atau laki-lakinyalah yang tergila-gila pada
pasangannya sehingga terjadi ketidak seimbangan dalam hubungan. Dalam kondisi
ini hanya salah satu dari pasangan tersebut yang perhatiannya tercurah secara
berlebihan seperti sering menelepon, memberikan hadiah dan lain-lain.
Sebenarnya dengan memberikan perhatian, tentu saja bukan sesuatu yang
disalahkan, hanya saja ini harusnya berjalan dua arah. Hubungan yang sehat
harus memiliki unsur equality atau persamaan. Hubungan ini dapat membuat
pihak yang merasa menjadi objek cinta akan memanfaatkan subjeknya. Biasanya,
hubungan ini pun didasarkan atas rasa kasihan atau alasan lain yang membuat
hanya salah satu pihak saja yang begitu sangat mencintai pasangannya.
- Hubungan fantasi
Bisa
dikatakan hubungan ini adalah hubungan yang kita kenal dengan sebutan cinta
lokasi. Dimana ada perempuan dan laki-laki yang bertemu dalam sebuah kesempatan
tertentu. Misalkan, keduanya bertemu disebuah tempat wisata saat mereka tengah
berlibur dan akhirnya saling menyukai. Namun hal ini disebut fantasi karena
keduanya bertemu diluar rutinitas mereka dan terjebak dalam sebuah keadaan yang
nyaman dan bersifat sementara. Begitu mereka harus kembali menekuni rutinitas
"nyata" mereka, seolah-olah mereka dibangunkan dan saat itulah
hubungan tersebut bisa berakhir.
- Hubungan pemberontakan
Merupakan
hubungan yang dimulai sebagai sebuah simbol pemberontakan terhadap keluarga
atau orangtua. Misalkan, seorang anak memilih untuk menjalin hubungan dengan
seseorang yang tidak disukai oleh ibunya karena menyimpan kemarahan terhadap
orangtuanya tersebut. Padahal sang anak mungkin tidak merasa benar-benar cocok
dengan pasangannya namun ia berusaha untuk bertahan untuk membuat orangtuanya
merasa jengkel. Ini adalah salah satu hubungan yang ditemukan di masyarakat
kita. Akhirnya hubungan yang tidak direstui ini pun seringkali berakhir dengan
berbagai macam masalah dan kekecewaan.
- Hubungan patah hati
Hubungan ini
biasanya dijalin setelah seseorang mengalami patah hati. Motivasinya bisa
karena ingin mengalihkan perasaannya saja atau melampiaskan rasa sedih dan
kekecewaannya saja atau malah berniat melakukan balas dendam karena hatinya
telah terluka. Orang yang menjalani hubungan ini pun terkadang tidak menyadari
motif dari jalinan hubungan tersebut. Sebenarnya kondisi ini bisa saja membawa
subjek mengasihi kekasihnya dengan tulus namun memang pengalaman pahit dari
masa lalunya itu masih membayangi. Jangan memaksakan diri untuk menjalin
hubungan serius dengan orang yang baru patah hati. Sebaiknya Anda menunggu
beberapa waktu hingga si dia benar-benar siap untuk kembali menjalin hubungan
kembali.
- Hubungan fans
Hubungan
seperti ini adalah mereka yang menjalin hubungan dengan seseorang yang dianggap
sebagai role model atau tokoh idolanya. Meskipun Anda mungkin akan
merasa senang karena bisa memiliki seseorang yang sangat Anda puja, ini
sebenarnya adalah merupakan awal dari hubungan yang tidak sehat. Seseorang yang
sangat mengagumi pasangannya secara berlebihan akan memiliki ekspektasi atau
harapan yang berlebihan dan memiliki gambaran kesempurnaan terhadap
pasangannya. Namun perlu diingat bahwa no body's perfect. Sang idola
bisa membuat pasangannya kecewa dan ini bisa meretakkan hubungan secara
perlahan atau bahkan hancur dalam seketika.
- Hubungan perselingkuhan
Bagi
sebagaian orang bahkan Anda, menjalin sebuah hubungan dengan seseorang yang
telah memiliki pasangan mungkin memang adalah sesuatu yang menantang. Bisa jadi
Anda memang menikmatinya tapi jangan Anda remehkan efek dari hubungan ini
karena perasaan terluka, kepahitan, kebohongan dan tentu saja pengkhianatan.
Orang yang pernah melibatkan diri dalam hubungan perselingkuhan cenderung akan
mengulangi hal yang sama terhadap pasangan barunya. Ia yang merebut pasangan
orang lain dapat dihantui oleh perasaan bersalah dan beresiko untuk menjadi
"korban selanjutnya". Oleh karena itu alangkah lebih baiknya bagi
Anda untuk menghindari hubungan seperti ini karena berbahaya, salah dan
tentunya akan sangat merugikan siapapun yang terlibat di dalamnya.
Setelah melihat
beberapa jenis percintaan diatas mungkin saat ini bagi Anda yang baru akan
memulai sebuah hubungan sebaiknya mempertimbangkan apakah Anda telah menjalin
sebuah hubungan yang berdasarkan atas cinta yang sebenarnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar